Tuesday, December 14, 2010

Ada Apa Dengan Bandung ?

Kota Bandung adalah Kota yang terkenal dengan kuliner yang khas, baik kuliner tersebut adalah makanan asli Bandung ataupun hasil kreatifitas olahan para pelaku kuliner Bandung. Restoran-restoran, café-café, dan tempat oleh-oleh Bandung yang padat di dalam kota merupakan sebuah bukti eksistensi kuat dari jenis usaha ini.
Kota Bandung memiliki udara yang relatif sejuk, sehingga membuat para pelancong betah dan sangat menikmati waktunya di Bandung. Bandung pun memiliki daerah-daerah pegunungan yang menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan terutama mereka yang tertarik untuk berwisata alam.
Kota Bandung sebagai kota tekstil, memungkinkan bermunculannya shopping center-shopping center terutama yang berhubungan dengan kebutuhan sandang. Geliat fashion di Bandung pun didukung oleh hadirnya gerakan independen anak muda Bandung yang dipercaya mendorong gerakan besar industri kreatif di Indonesia.
Kota Bandung merupakan salah satu kota tua yang sudah ada semenjak zaman penjajahan Belanda. Peninggalan-peninggalan penjajahan berupa bangunan-bangutan tua dengan arsitektur “tempo doeloe” juga merupakan pembangkit hasrat berlibur masyarakat.
Bandung merupakan kota komunitas. Komunitas-komunitas (seperti komunitas music jazz, sepeda onthel, mobil offroad, mobil vw, dll) banyak berkumpul di Bandung dan mengadakan banyak sekali acara-acara bagi komunitasnya masing-masing.
Kota Bandung adalah kota pelajar, dengan terdapatnya 4 perguruan tinggi negeri di Bandung (ITB, UNPAD, UPI, dan UIN) dan puluhan perguruan tinggi swasta. Tentu saja sebagai pelajar non-lokal, mereka dapat dibilang sebagai “wisatawan tetap” Kota Bandung.

Satu Jawaban Dalam Solusi Permasalahan

Bayangkan sebuah kondisi, dimana kita sebagai bagian dari komunitas konsumtif diiming-imingi oleh sebuah frasa “every day is a discount day for your holiday in Bandung”. Tentunya hal tersebut akan menjadi suatu impian bagi seorang individu atau setidaknya menimbulkan satu ketertarikan tersendiri untuk lebih “masuk” dan mencari tahu apa arti sesungguhnya dari frasa tersebut.
 Your Passport to Bandung
Bandung card adalah sebuah produk yang hadir dari fenomena-fenomena dan fakta-fakta menarik mengenai pariwisata di Bandung. Bandung card “mengumpulkan” para pelakupariwisata Bandung (merchant) untuk melakukan satu promosi massal yang paling ampuh, yaitu diskon bagi para calon konsumennya. Produk ini dikemas dalam sebuah kartu “sakti” yang akan menjadi sebuah pintu bagi para wisatawan untuk mendapatkan privileges dari para merchant yang tergabung di dalam network Bandung card.
 Jutaan wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri menjadi pasar yang sangat potensial untuk produk ini. Dalam implementasinya nanti, diyakini produk ini akan mampu memiliki sebuah nilai bisnis yang sangat tinggi dengan dapat terjual ke pasar pasar wisatawan yang sangatmasif.
The Must-Have Card for Bandung People
Sesuai dengan namanya, Bandung card juga menyasar pasar yang juga sama besarnya, yaitu masyarakat kota Bandung. Dengan pasar potensial mendekati sepuluh juta orang untuk penduduk kota Bandung dan sekitarnya, Bandung card hadir sebagai kartu diskon yang juga berlaku bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat Bandung. Baik itu kebutuhan transportasi, belanja bulanan, maupun kebutuhan harian lainnya, jaringan dari merchant Bandung card diyakini dapat menarik penduduk lokalnya dalam memiliki kartu ini.

Pasar Potensial


Dengan banyaknya wisatawan baik lokal dan mancanegara yang datang berkunjung, Kota Bandung merupakan kota yang terus mengalami kemajuan. Dengan banyaknya daya tarik mulai dari makanan (kuliner) sampai dengan petualangan keluarga, Bandung hadir sebagai sebuah tempat wisata pilihan.
Bandung Card adalah sebuah produk yang mampu menangkap seluruh segmentasi pasar potensial, baik wisatawan lokal maupun penduduk asli Bandung itu sendiri. Sehingga, apabila kita berbicara mengenai pasar potensial, tidaklah berlebihan kalau kami berkata “tidak kurangdari 50jt orang adalah pasar potensial kami!”

Go International! 
Semakin meluasnya frekuensi penerbangan internasional dan dengan perkiraan kunjungan wisata tahun 2011 sebanyak lebih dari 20.000 wisatawan asing, membuat Bandung Card tidak lama lagi akan dapat terlihat digunakan secara aktif oleh para pelancong asing tersebut. Dan seperti kata mereka, “Jom lepak ‘kat Bandung!, Let’s Go To Bandung.”

Promosi Integrasi


Kami sadar bahwa promosi merupakan bagian yang sangat penting dalam penunjang aktifitas penjualan dan pencitraan merk suatu produk. Di dalam tim kami, diferensiasi promosi tidak hanya menganut teknik-teknik off the book, akan tetapi dipadukan juga dengan aktifitas kreatif berbasis teknologi (internet).
Kamipun memastikan bahwa promosi tidak hanya akan dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan produk yang kami tawarkan, akan tetapi juga akan mempromosikan merchant-merchant yang ada di dalam jaringan kami. Semua akan bermuara kepada konsep win-win solution dan selalu bertujuan untuk memastikan kepuasan pada level yang tertinggi dari jaringan merchant kami.

Pasukan Penjualan


Atensi terbesar dari aktifitas perusahaan tentunya akan dicurahkan kepada aktifitas departemen penjualan, dimana sudah pasti disadari oleh berbagai pihak bahwa departemen ini adalah tulang punggung dari keberadaan perusahaan.
Dengan merujuk kepada target tahap I dari perusahaan yaitu memiliki subscriber sebanyak 1juta orang dalam jangka waktu 3 tahun, kami pun menyiapkan kurang lebih 160 orang tenaga penjualan yang sudah pasti akan bekerja sangat maksimal untuk mencapai target tersebut. Penyebararan pasukan penjualan pun sudah didasari oleh market research mengenai lokasi-lokasi mana yang dapat menunjang penjualan awal.
Dengan terdiri dari 15 titik penjualan di mall Bandung dan Jakarta, 20 titik penjualan di pusat keramaian di Bandung, 60 titik distribusi di mini market, 5 titik penjualan mobile, kami yakin bahwa aktifitas penjualan ini akan berbuahkan hasil yang manis seperti yang kita harapkan bersama.

Kunci Keberhasilan: Kepuasan Pelanggan


Proses kedekatan diri dengan pelanggan adalah salah satu aktifitas kunci yang ada di dalam organisasi kami. Diawali dengan survey yang kami lakukan di Jakarta dan Bandung terhadap 1.000 orang responden mengenai preferensi mereka terhadap kualitas dan jaringan merchant, metoda penjualan, dan layanan purna jual.
Departemen customer satisfaction pun kami bagi menjadi 2 kategori, kategori yang khusus menangani merchant yang bergabung di dalam jaringan Bandung Card dan yang menangani user (pemilik) dari Bandung Card.
Kamipun sudah siap memberikan pelayanan 24 jam penuh selama 7 hari dalam satu minggu melalui web kami. Tentunya dengan ini, kami mengharapkan stimulus penggunaan teknologi secara intensif yang memang merupakan misi dari organisasi kami.
Pada akhirnya, kami yakin bahwa intervensi yang kami lakukan terutam di bidang kepuasan pelanggan akan senantiasa menjamin keberhasilan kami dalam beraktifitas.